Tuesday, December 10, 2013

Wings Food...dari perusahaan "Sabun Colek" menuju "Food and Beverages"

Jeng...Jeng...Jeng...

Mari menulis tentang marketing.

Lagi asik nonton tv, sering banget liat iklannya Mie Sedap Cup dan Top Coffee.



Jadi tertarik bahas produk ini. Tapi sebelum membahas kedua produk ini, ada baiknya kita bertanya, siapa yg ada di balik kedua produk ini?, ya benar...jawabannya adalah Wings Food...

Berbicara Wings Food 3 tahun terakhir dengan beberapa tahun sebelumnya sangatlah berbeda. Wings Food yang saat ini sangat rajin berbelanja iklan hampir ratusan miliar sudah seperti seekor macan ganas yang bangun dari tidur panjangnya. Saat ini seolah2 budget promosi Wings Food sudah seperti perusahaan rokok yaitu budget unlimited...hehehe...(karena besan-nya Djarum kali ya...). Oke baiklah...yang dialami Wing Food saat ini sama persis dengan yg dialami Gudang Garam (GG) pada tahun 2010 lalu. Dimana saat itu secara mengejutkan GG mengambil alih official sponsorship Word Cup 2010 Afrika dari tangan Djarum Super (Super Soccer). Saya ga kebayang berapa ratus miliar yang harus dikeluarin GG untuk mengambil alih sponsorship tersebut (denger2 sih GG..sanggup bayar 2-3x lipat dari yang dibayarkan oleh Djarum).

Balik lagi ke Wings Food, ternyata ni perusahaan bener2 masuk kategori raksasa. Mulai dari ATL dan BTL produk andalannya sangat heavy. Tapi coba kita lihat, seperti apa Wings Food memposisikan brand-brand barunya dalam market competitiveness?. Kalo menurut saya, Wings Food memposisikan brand2-nya sebagai penantang market leader. Kenapa saya bisa mengatakan demikian?, mari kita lihat masing2 brand-nya.

1. Mie Sedap Cup
    Sangat terlihat jelas dari komunikasinya di iklan bahwa mie ini ditujukan sebagai fighting brand-nya Pop Mie (yang saat ini sebagai market leader di kategorinya, siapa yang punya?..ya jelas Indofood). Tagline terbarunya "update rasa lo" dengan meng-endorse Raditya Dika, seolah2 menyampaikan pesan kepada konsumen.."udah deh lo jangan kelamaan makan Pop Mie-nya Indofood, rasanya gitu2 aja". Trus dengan sedikit inovasi pada produk ditambahkan..."Ada bal-bal nya...nyessssss banget"...hehe saya aja sampe hafal tagline-nya (maklum orang marketing kerjaannya mantengin iklan orang...trus komentar deh apa jeleknya...).

2. Top Coffee
    "Bongkar...bongkar...bongkar...bongkar kebiasaan lama, Orang Indonesia perlu yang ini...Top Coffee Kopinya Orang Indonesia"...apa yg kepikiran di benak2 teman2 ketika mendengar kalimat itu?...kalo saya...jlebbbbb...cukup mengena banget tu iklan, pesan yg ingin disampaikan iklan tersebut adalah pemain kopi saat ini sudah sangat banyak, marketnya sudah sangat jenuh, tapi Wings Food masih berani untuk ikutan bermain di kategori ini, walaupun saat ini sudah ada Big Brands seperti Kopi ABC, Kapal Api, Nescafe, dll. Tapi Wings Food dengan komunikasinya saya bilang tepat sasaran cukup mengena di hati konsumen. Ditambah lagi dengan BTL promonya beli 2 gratis 1. Untuk segmen2 menengah-bawah pasti sangat dilirik promo ini dan tepat sasaran.

Apakah kedua produk Wings Food ini berhasil di market?, masih terlalu dini untuk men-justifikasi berhasil atau tidaknya brand tersebut. Tapi yang berani saya pastikan adalah, Brand Awareness untuk kedua produk ini sangat tinggi (saya berani state di angka 90%, untuk total TOM, Other Mention, dan Aided), begitu juga dengan trial-nya, tapi bagaimana dengan consumer retention-nya? msh belum tau...menarik untuk kita simak kelanjutan dari kedua brand ini...

Sekian pembahasan dari saya. Bagaimana menurut anda?

Nucki
-the brand builder-

No comments:

Post a Comment